61 Hari Mendapat Perawatan di Manado, NHM Peduli Bantu Pemulangan Jenazah Samsudin Mandai

Uncategorized1,152 views

Majangmalut, — Yayasan NHM Peduli melalui Haji Robert kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membantu proses pengobatan hingga pemulangan jenazah Samsudin Mandai, warga berusia 68 tahun yang sebelumnya menjalani perawatan karena Hyperplasia of Prostate (pembesaran kelenjar prostat).

Samsudin Mandai sebelumnya dirawat di RSUD Tobelo. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, ia kemudian dirujuk ke Manado menggunakan kapal laut pada 5 Juni 2026 dan tiba di Manado pada 6 Juni 2026.

Setelah tiba di Manado, Samsudin mulai menjalani pengobatan di RSUP Prof. Kandou Manado sejak 8 Juni hingga 7 Agustus 2026, atau selama kurang lebih 61 hari menjalani perawatan.

Namun, setelah menjalani perjuangan panjang dalam proses pengobatan, Samsudin Mandai meninggal dunia pada 8 Agustus 2026.

Yayasan NHM Peduli kemudian turut membantu proses pemulangan jenazah ke Maluku Utara. Jenazah diberangkatkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dari Manado menuju Ternate pada 9 Agustus 2026 dan tiba di rumah duka pada 10 Agustus 2026.

Dalam proses perawatan hingga pemulangan tersebut, biaya ditanggung bersama, yakni setengah oleh Haji Robert melalui Yayasan NHM Peduli dan setengah oleh pihak keluarga almarhum. Pembagian biaya tersebut merupakan permintaan dari pihak keluarga.

Adik kandung almarhum, Djufri Mandai, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Haji Robert melalui Yayasan NHM Peduli.

Ia mengatakan, bantuan tersebut tidak hanya diberikan dalam proses pengobatan di Manado, tetapi juga hingga proses pemulangan jenazah ke kampung halaman.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan Haji Robert melalui Yayasan NHM Peduli. Pelayanan yang diberikan sangat maksimal, mulai dari dirujuknya kakak saya ke Manado hingga proses membawa pulang jenazah menggunakan pesawat Sriwijaya Air,” ungkap Djufri.

Menurut Djufri, perhatian dan kepedulian Haji Robert bersama seluruh tim NHM Peduli sangat berarti bagi keluarganya, terutama dalam menghadapi masa sulit setelah kepergian Samsudin.

“Kebaikan Haji Robert dan seluruh tim NHM Peduli tidak bisa kami balas. Hanya Allah SWT yang dapat membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada keluarga kami,” ujarnya.

Bagi keluarga Samsudin, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan biaya, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang meringankan beban keluarga sejak proses pengobatan hingga almarhum kembali ke rumah duka untuk dimakamkan. (Red)

 

Penulis : Tim DK NHM | Editor : Redaksi MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *